Perbandingan ada dua macam yaitu perbandingan senilai dan berbalik nilai.
1. Perbandingan senilai
Pada perbandingan senilai, nilai hasil bagi dua kuantitas selalu sama. Perhatikan contoh-contoh berikut:
a) Budi membeli 1 mangkuk bakso dengan harga Rp.3000. Jika Budi membeli 3 mangkuk bakso maka ia harus membayar Rp.9000. Hasil bagi uang dengan banyak bakso selalu sama yaitu:
\frac{3000}{1} = 3000 dan \frac{9000}{3} = 3000
b) Wati membeli 2 buku dan membayar Rp. 4000. Jika wati membeli 5 buku maka wati membayar Rp. 10.000. Hasil bagi uang dengan banyak buku selalu sama yaitu:
\frac{4000}{2} = 2000 dan \frac{10000}{5} = 2000
Contoh soal
Wati membeli 3 pulpen dan membayar Rp. 7500. Jika wati membeli 10 pulpen, berapakah uang yang harus dibayar Wati ?
jawab:
\frac{7500}{3} = 2500
misalkan u adalah uang yang harus dibayar
\frac{ u}{10} = 2500
u = 2500 × 10 = 25000
jadi, uang yang harus Wati bayar adalah Rp.25.000.
Contoh soal
Wati membeli 3 pulpen dan membayar Rp. 7500. Jika wati membeli 10 pulpen, berapakah uang yang harus dibayar Wati ?
jawab:
\frac{7500}{3} = 2500
misalkan u adalah uang yang harus dibayar
\frac{ u}{10} = 2500
u = 2500 × 10 = 25000
jadi, uang yang harus Wati bayar adalah Rp.25.000.
2. Perbandingan berbalik nilai
Pada perbandingan berbalik nilai, nilai hasil kali dua kuantitas selalu sama. Perhatikan contoh-contoh berikut:
a) sebuah gedung dibangun oleh 100 pekerja dan membutuhkan waktu 6 bulan . Jika pekerjanya ditambah lagi menjadi 200 orang maka waktu yang dibutuhkan adalah 3 bulan. Hasil kali banyak pekerja dengan waktu selalu sama yaitu:
200×3 = 600 dan 100×6 = 600
b) Budi pergi dari kota A mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 40 km/jam ke kota B selama 2 jam. Jika mengendarainya dengan kecepatan 80 km/jam maka waktu yg diperlukan adalah 1 jam. Hasil kali kecepatan dengan waktu selalu sama yaitu:
40 ×2 = 80 dan 80 ×1 = 80
Contoh soal
Budi pergi dari kota A mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 50 km/jam ke kota B selama 3 jam. Dengan kecepatan berapakah jika Budi ingin sampai di kota B dalam waktu 2 jam ?
jawab:
50×3 = 150
misalkan k adalah kecepatan yang diperlukan
k×2 = 150
k =\frac{150}{2} = 75
jadi, Budi harus mengendarainya dengan kecepatan 75km/jam.
Contoh soal
Budi pergi dari kota A mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 50 km/jam ke kota B selama 3 jam. Dengan kecepatan berapakah jika Budi ingin sampai di kota B dalam waktu 2 jam ?
jawab:
50×3 = 150
misalkan k adalah kecepatan yang diperlukan
k×2 = 150
k =\frac{150}{2} = 75
jadi, Budi harus mengendarainya dengan kecepatan 75km/jam.
No comments:
Post a Comment